Medical Breakthrough

Langkah Bersejarah: NASA Resmi Tinggalkan Radiasi dan Adopsi Teknologi REMS untuk Pantau Tulang Astronot

13 Maret 2026 | HOUSTON, Texas

Sebuah terobosan medis baru saja dikukuhkan di fasilitas simulasi penerbangan luar angkasa NASA di Houston pada akhir Oktober 2024 lalu. Dalam langkah strategis yang diprediksi akan mengubah lanskap diagnostik global, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat tersebut secara resmi mengadopsi perangkat Radiofrequency Echographic Multi Spectrometry (REMS) besutan Echolight.

Teknologi ini kini menjadi instrumen utama NASA untuk memantau efek unloading (hilangnya massa tulang akibat ketiadaan gravitasi) secara langsung pada kru mereka. Keputusan ini sekaligus menjadi pembuktian tertinggi atas presisi perangkat REMS dalam kondisi fisiologis yang paling ekstrem di luar angkasa.

Memecahkan Kebuntuan Diagnostik Puluhan Tahun

Bagi para ilmuwan antariksa, ancaman pengeroposan tulang di orbit adalah masalah hidup dan mati. Selama bertahun-tahun, upaya memantau kondisi ini secara berkala terhalang oleh satu masalah besar. Standar radiologi konvensional yang ada mengharuskan paparan radiasi pengion.

“Memaparkan radiasi berulang kali ke tubuh kru yang sedang bertugas jelas bukan opsi yang bisa diterima.”

Di sinilah letak kejeniusan teknologi yang baru diadopsi ini. REMS membalikkan keadaan dengan sepenuhnya membuang faktor radiasi. Alat ini bekerja murni menggunakan gelombang ultrasonik cerdas untuk membaca kepadatan dan struktur mikro tulang.

Dari Data Menjadi Keputusan Seketika

Profesor Aenor Sawyer, Direktur Skeletal Health Service UCSF, membedah alasan mengapa adopsi alat ini ibarat penemuan paling krusial bagi kesehatan antariksa dekade ini.

[ FOTO AENOR SAWYER, MD ]

Profesor Aenor Sawyer, Direktur Skeletal Health Service UCSF

Fakta mengejutkannya, Profesor Sawyer mengungkapkan bahwa selama ini kru cukup kesulitan untuk mendapatkan data tingkat pengeroposan tulang secara instan di tengah penerbangan. Kini, dengan sistem diagnostik portabel ini, astronot bisa memantau status kerangka mereka dan langsung mengeksekusi manuver pencegahan di tempat.

Revolusi yang Dibawa ke Bumi

Bagi CEO Echolight, Sergio Casciaro, keberhasilan melewati proses seleksi ketat lembaga sekelas NASA adalah validasi yang luar biasa. Namun, gelombang kejut dari berita ini justru sangat terasa di Bumi.

[ FOTO : SERGIO CASCIARO, CEO ECHOLIGHT ]

Sergio Casciaro, CEO Echolight. Partner resmi Sonna Medika Jaya

Menghadirkan Kelas Dunia ke Fasilitas Anda

Saat lembaga dengan standar keselamatan paling ketat di dunia telah beralih ke diagnostik presisi tanpa radiasi, bukankah ini momen yang tepat untuk mengevaluasi standar perawatan pasien di bumi?

[ FOTO: ECHOLIGHT BMD REMS ECHOSTATION ]

Di Sonna Medika Jaya, kami sangat antusias membawa revolusi REMS ini ke ekosistem kesehatan Indonesia. Hubungi tim kami hari ini untuk menghadirkan inovasi sekelas luar angkasa ke rumah sakit atau klinik Anda.

Hubungi Tim Sonna Medika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *